Thursday, 3 May 2012

Menyoal air tanah di kota Surabaya

Surabaya.

Ide tulisan :
  • Kualitas air sumur di rumah yg semula bagus menjadi kurang bagus apalagi pada saat musim kemarau tiba;
Kondisi-kondisi yang ada :
  • Semakin sedikitnya lahan/area terbuka yang menjadi serapan air hujan karena banyaknya mall, pabrik, perumahan dan bangunan lain yang menjadi tuntutan perkembangan kota modern. Juga karena jalan dan trotoar ditutup dengan aspal dan beton tanpa ada rongga untuk meresapkan air ke tanah. Air hujan yang tidak bisa meresap ke dalam tanah menimbulkan efek banjir.
  • Saluran air yang banyak dirapikan dengan beton untuk melancarkan aliran air agar cepat mengalir dan mengurangi resiko banjir, namun mengakibatkan air hujan tak sempat meresap ke dalam tanah.
  • Semakin jeleknya kualitas air sungai yang ada karena banyak limbah dari pabrik, rumah tangga yang mengalir langsung ke sungai tanpa proses pengolahan yang layak.
  • Semakin terkurasnya air tanah karena disedot untuk dikonsumsi baik rumah tangga maupun industri, sehingga meninggalkan rongga kosong yang mendorong intrusi air laut semakin masuk ke daratan.
  • Septitank dengan resapan yang dibuat di setiap rumah tangga menyebabkan hanya air sisa metabolisme manusia-lah yang meresap ke dalam tanah Surabaya.

Efek :
  • Kualitas air tanah semakin rendah yang berakibat langsung pada makluk hidup yang ada. Tanaman2 akan kesulitan untuk survive karena kekurangan air, Apalagi kalau dipaksakan tetap dikonsumsi oleh manusia akan banyak menimbulkan resiko2 kesehatan.

Ide dan saran :

Memperbanyak potensi air hujan meresap ke dalam tanah
  • Untuk area-area tertentu (perumahan/perkampungan) mengganti aspal/beton pada jalan/trotoar dengan model paving blok tanpa direkat semen, sehingga masih ada rongga yang memungkinkan air hujan meresap semakin banyak ke dalam tanah.
  • Mengganti beton pada semua trotoar dan pedestrian dengan paving blok tanpa direkat semen.
  • Membuat sumur resapan di setiap jarak tertentu pada saluran drainage, selain membuat lubang2 cacing/resapan kecil2 di sepanjang saluran drainage.
  • Mensyaratkan tiap2 rumah mempunyai sumur resapan untuk air hujan dengan ukuran minimal tertentu, sehingga setiap kali hujan turun akan meresap dulu ke dalam sumur tersebut dan setelah jenuh baru mengalir ke saluran air.
 Mengurangi konsumsi air tanah terutama untuk industri
  • Konsumsi untuk industri (terutama hotel dan mall) sangat menguras kandungan air tanah, diganti dengan air bersih yang dialirkan oleh PDAM yang merupakan output pengolahan air dengan bahan baku air sungai atau air laut.
Membuat tameng intrusi air laut
  • Dengan tidak menguras air tanah untuk konsumsi dan memperbanyak resapan air di daratan akan menutup rongga tanah sehingga air laut tdk mengintrusi ke daratan
  • Menanam bakau di sepanjang pantai sehingga menjadi penahan dan penjernih air laut

-- :) oOo (:--

0 comments:

Post a Comment